SMS Sosialisasi Pilpres Segera Disebar KPU dan Depkominfo

Jakarta (05/05/09) - Tidak mau kembali mengulangi kesalahan dalam proses pemutakhiran daftar pemilih di pemilu presiden mendatang, KPU mulai giat melakukan sosialisasi pemutakhiran Daftar pemilih sementara atau DPS. Bekerjasama dengan Departemen Komunikasi dan Informatika, serta 10 perusahaan operator seluler, hari ini, KPU meluncurkan penyeberluasan sms atau sms broadcast yang berisi informasi ajakan bagi masyarakat untuk mencermati perbaikan DPS.

Dalam jumpa pers di Hotel Borobudur Jakarta, hari ini, anggota KPU Pusat Endang Sulastri, berharap dengan penyebarluasan informasi lewat SMS ini, masyarakat bisa mencermati DPS di tingkat panitia pemungutan suara atau PPS dan  aktif melaporkan diri pada Ketua RT dan RW setempat, kalau merasa belum terdaftar dalam DPS.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Pusat Informasi dan Humas Depkominfo, Gatot Dewa Broto, menjelaskan penyebarluasan SMS terkait perbaikan DPS ini merupakan yang kedua kalinya dilakukan Depkominfo dan KPU, setelah pada pemilu legislatif lalu juga dilakukan. Gatot menjelaskan, mulai hari ini sampai dengan 9 Mei mendatang,  SMS ini akan disebarluaskan pada sekitar 161 juta nomor pelanggan dari 10 operator seluler. Biaya pengiriman SMS broadcast ini sendiri nantinya kan ditanggung sepenuhnya oleh perusahaan seluler.

Berbeda dengan pemilu legislatif lalu, SMS broadcast untuk pilpres kali ini lebih merangkum informasi untuk mengajak masyarakat aktif mencermati daftar pemilih sementara  melalui PPS di kelurahan atau RT/RW, serta meningatkan partisipasi warga untuk ikut mencontreng dalam pilpres 8 Juli mendatang.(eko/bas)

Share